Jakarta (ANTARA News) – Ada sejumlah fakta yang membuat Anda berpikir bahwa Julian Assange adalah tipikal pemberontak yang nyentrik, pemberani dan cerdas, dan mungkin menjadi idola Anda. Pergi kemana-mana mengenakan ransel. Tidak pernah tinggal di satu tempat, dan selalu berkomentar tajam.

Berikut adalah sejumlah fakta mengenai Julian Assange, pendiri situs WikiLeaks yang Kamis waktu setempat akan segera mengetahui apakah dia akan dibebaskan lewat uang jaminan senilai 200 ribu pounsterling (317 ribud dolar AS) dalam hubungannya dengan dakwaan kejahatan seks di Swedia, atau malah tidak.

Kehidupan Pribadi:

Assange lahir di Townsville, Australia, pada Juli 1971, dari pasangan yang berkecimpung di dunia teater dan sering melanglang buana. Ibunda Assange adalah seniman teater boneka.

Semasa remaja, Assange mendapatkan reputasinya sebagai programer komputer canggih. Pada 1995 dia ditahan dan dinyatakan bersalah karena terlibat peretasan. Dia didenda, tapi tidak sampai dipenjara, dengan catatan dia mau berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya itu.

Di usia 20an akhir, dia berkuliah di Universitas Melbourne University mengambil jurusan matematika dan fisika.

Assange tidak memiliki tempat tinggal tetap dan seringkali terlihat membawa-bawa sebuah ransel, pindah dari satu kota ke kota lainnya, dan tinggal dengan teman-temannya di banyak negara, dari Islandia sampai Kenya.

Dia digambarkan oleh orang-orang yang penah bekerjasama dengannya sebagai orang yang sangat cerdas, bermental baja, tekun, dan sedikit paranoid.

Dia terkenal karena gaya hidupnya yang luar biasa rahasia. Pernah suatu ketika dia dilaporkan membawa banyak ponsel dan percaya bahwa dia selalu dibuntuti seseorang.

Assange diincar di Swedia untuk diperiksa karena tuduhan pemerkosaan, penganiyaan seks, dan tindakan senonoh. Dia tengah berjuang melawan upaya ekstradisi dirinya ke Swedia. Dia membantah semua tuduhan itu.

Pengadilan Inggris mengabulkan permohonan penangguhan penahanannya dengan uang jaminan, namun jaksa mengajukan banding sehingga dia tetap harus menghuni bui.

Kendati Assange tengah menghadapi masalah hukum, WikiLeaks terus menyiarkan sejumlah bagian dari total sekitar 250.000 kawat diplomatik yang diperoleh situs itu, bekerjasama dengan banyak suratakbar di seluruh dunia untuk memperbesar dampak pengaruh mereka.

Laman WikiLeaks:

Assange mulai mengoperasikan WikiLeaks pada 2006, dengan menciptakan sebuah media pertemuan berbasis web bagi para pembocor dokumen.

Lamannya ini mempunyaia lima staf tetap, beberapa lusin relawan aktif dan 800 relawan paruh waktu.

Assange mengaku menerima ratusan dokumen dan tidak memiliki cukup sumber untuk mengelola semua itu.

Assange mengatakan dia masih meyakini masih adanya ruang untuk jurnalisme investigatif dan berharap bahwa WikiLeaks dapat melengkapi media tradisional.

Dia mengatakan bahwa WikiLeaks tidak pernah mengkompromikan sumber-sumbernya.

Assange adalah pengguna fanatik jejering sosial seperti Facebook dan Twitter, dan dia kadangkala men-tweet kalimat-kalimat tajam di Twitter.

Laman WikiLeaks memiliki antara 300.000 sampai 400.000 pengikut (follower). (*)

Reuters/Adam/Jafar